skip to Main Content
10 Best Web Development Frameworks In 2021

10 Best Web Development Frameworks in 2021

10 Best Web Development Frameworks in 2021

Kalian lagi bingung mau belajar framework baru apa di tahun ini? Berikut ini ada 10 Best Web Development Framework  yang sangat menarik untuk kita coba pelajari pada tahun 2021 ini. Kenapa? Pembahasannya akan kita bagi menjadi 2 kategori yaitu Best Backend Frameworks dan Best Frontend Framework.

Best Backend Frameworks

1. Express

Express saat ini menjadi salah satu dari the most trending best framework for web development. Express cukup popular karena digunakan oleh beberapa perusahaan seperti IBM, Uber dan lainnya. Selain itu Express kompatibel dengan beberapa jenis framework lainnya seperti Kraken, Sails dan Loopback.

 

Express mengklaim dirinya simple, fast dan “un-opinionated” framework. Express menyediakan fungsi utama sebuah framework aplikasi. Memanfaatkan kinerja yang baik dari asynchronous Node.js. Selain itu juga Express ini cukup fleksibel dan mendukung aplikasi secara keseluruhan, serta mendukung REST API. 

Untuk lebih lengkapnya, kunjungi Express GitHub Link: https://github.com/expressjs/express

  1. Django

Django adalah Model-View-Template framework yang digunakan oleh bahasa pemrograman Python untuk web development-nya. Perusahan besar seperti Google, Youtube, dan Instagram menggunakan framework ini. Django memiliki fitur seperti authentication dan messaging. Keamanan pada Django adalah yang utama, dimana Django menyediakan teknik dan tools untuk developers membangun website yang aman dan menerapkan fitur keamanan di dalam framework-nya. 

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Django Github Link: https://github.com/django/django

3. Rails

Rails adalah Model-View-Controller framework yang digunakan oleh bahasa pemrograman Ruby. Framework ini sangat populer dan telah digunakan oleh Airbnb, GitHub, Hulu dan Shopify. Rails disebut framework yang ramah untuk pemula, meskipun masih ada yang pro dan kontra. Komunitas Rails juga sangat reliable dan friendly, serta banyak sekali tutorial, screencast dan resources yang disediakan disana. Tentunya itu akan membantu kita untuk belajar secara lebih cepat.

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Rails Github Link: https://github.com/rails/rails

4. Laravel

Laravel adalah Model-View-Controller framework yang digunakan oleh PHP. Laravel tentunya mendukung API support dengan sangat baik. Frontend laravel juga disebut sebagai surganya para beginner

Untuk lebih lengkapnya kunjungi  Laravel Github Link: https://github.com/laravel/laravel

5. Spring

Spring adalah Model-View-Controller framework yang digunakan oleh Java. Website seperti Wix, TicketMaster, dan BillGuard menggunakan framework ini. Spring dapat memproses banyak project dan tentunya ini bisa membantu kita untuk mengembangkan bisnis secara cepat. Faktanya java memang bahasa yang sangat kuat dan sering digunakan untuk proyek-proyek level pro. 

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Spring Github Link: https://github.com/spring-projects/spring-framework

Frontend Javascript Frameworks

6. Angular

Angular adalah front-end framework yang merupakan spesialis untuk membangun Single-Page applications, dan mampu membangun client-side applications yang kompleks. Sejauh ini Angular ini telah digunakan oleh Google, Microsoft dan Paypal.

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Angular Github Link: https://github.com/angular

7. React

React adalah frontend library yang banyak digunakan oleh developer karena secara kontekstual hampir mirip dengan framework tersebut. React adalah  yang pertama mengadopsi component-based architecture. React’s virtual dom membuat dom-manipulation menjadi lebih cepat dan mudah untuk diterapkan. React bisa digunakan di sisi server maupun client. React ini di developed dan maintained oleh Facebook. Tentunya Facebook dan Instagram menggunakannya.

Untuk lebih lengkapnya kunjungi React Github Link: https://github.com/facebook/react

8. Vue

Vue.js adalah “new rising star” framework; dimulai dari proyek individu dan akhirnya berkembang cepat dan menjadi the most trending JS frameworks. Vue sendiri telah digunakan oleh Facebook. Terus apa yang membuat Vue ini cukup menarik? 

Pertama, Vue adalah progressive framework yang artinya jika kita memiliki existing project kita bisa mengadopsi Vue hanya pada salah satu bagian proyek saja. Kedua, Vue ecosystem bisa membantu membangun frontend applications secara komplit. 

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Vue.js Github Link: https://github.com/vuejs/vue

9. Ember

Ember adalah the best Javascript framework pada tahun 2015. Namun, saat ini Ember memiliki community yang sudah cukup besar, serta telah memiliki fitur-fitur baru dan komponen yang bisa kita gunakan dengan cara yang “out of the box”. Google, Microsoft, Heroku, dan Netflix sering sekali menggunakan framework ini. Ember fokus di sekitar area produktivitas developer dan berusaha untuk memaksimalkannya dengan cara mengeliminasi kebutuhan waktu untuk setiap proses atau aktivitasnya.

Untuk lebih lengkapnya kunjungi  Ember.js Github Link: https://github.com/emberjs

10. Backbone

Backbone disebut sebagai extremely light front-end framework yang cocok untuk membangun Single-Page applications. Framework ini mengikuti pola MV* dan sebagian menggunakan MVC design. 

Untuk lebih lengkapnya kunjungi Backbone.js Github Link: https://github.com/jashkenas/backbone

 

——-

Source : 10 Best Web Development Frameworks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top