skip to Main Content
Inilah Alasan Laravel Masih Jadi The Best PHP Framework Tahun 2021

Inilah Alasan Laravel Masih Jadi The Best PHP Framework Tahun 2021

Application Structure

Application Structure Laravel sangat mudah digunakan, baik itu untuk small maupun large-scale applications. Laravel membebaskan lokasi untuk class-nya, selama memungkinkan untuk autoloading class tersebut. Secara default Laravel application terdiri dari beberapa direktori yaitu app directory, bootstrap directory, config directory, dan sebagainya. Struktur seperti ini memberi kemudahan dalam membangun sekaligus mengelola programnya.

Multiple File Storage System

Framework Laravel terintegrasi dengan Flysystem package, dimana sistem ini menyediakan integrasi penyimpanan misal dengan local drives, Amazon S3, dan cloud-based databases. Flysystem package bekerja sangat baik dengan caching, FTP, dan SMTP protocols. Fitur ini juga membuat bekerja dengan data dan komponen dalam program jadi lebih mudah seperti storage dikontrol dengan menggunakan single API.

MVC Architecture Support

Laravel tentunya mendukung MVC, dan arsitektur ini memungkinkan para programmer untuk membangun program PHP yang koheren dan efisien. Untuk proyek skala besar ini tentunya membantu meringkas struktur koding dan mempermudah proses pemrogramannya.

Object-Oriented Libraries

Laravel framework untuk PHP menyediakan beberapa libraries untuk Object Oriented Programming. Walaupun OOP ini bersifat ekstensif, tetapi pre-installed object-oriented libraries jarang sekali ditawarkan oleh framework yang berbasis PHP. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan Laravel Development services ini berusaha untuk terus meningkatkan fungsi libraries ini dan menyediakan pelayanan yang terbaik bagi para pengguna laravel.

Restriction

Laravel menawarkan in-build authorization services yang dapat digunakan untuk mengatur otorisasi tertentu bagi users disesuaikan dengan kebutuhan, misal salah satu user dapat diberikan otorisasi untuk read and write pada data tertentu dalam sebuah database, dimana user yang lain hanya diberikan otorisasi membaca data saja. Developers dapat melakukan customize restrictions tersebut menggunakan Laravel’s Gates and Policies.

Template Engine

Laravel menggunakan Blade Template Engine untuk men-develop HTML-based layouts. Layouts ini terdiri dari design dan structure yang dapat dilihat dengan berbagai tampilan. Blade template ini tidak membatasi developers dalam menggunakan kode PHP dan mampu mengurangi load time layouts karena codes tersebut disimpan di cache sampai termodifikasi.

Programming Task Management and Arrangement

Laravel menyediakan penjadwalan yang lebih mudah dengan menggunakan fitur Command Schedule dimana Laravel dapat menggunakan single Cron entry di server.

Testing

Laravel dibuat dengan mempertimbangkan aspek pentingnya sebuah testing. Laravel menyediakan fitur yang disebut dengan Unit and Feature testing untuk programmer, yang bisa diakses dari Features dan Unit directories yang terletak di tests directory. Unit testing hanya dapat digunakan untuk menguji satu metode, sedangkan Feature testing dapat digunakan untuk menguji beberapa metode dan objek secara bersamaan.

Security

Laravel menawarkan keamanan mengakses dengan menggunakan fitur authentication dan Hash class dalam menyimpan passwords sehingga ini membuatnya cukup aman. Selain itu Laravel menggunakan AES standard untuk mengenkripsi data yaitu menggunakan mcrypt PHP extension. Fitur tersebut dapat berjalan pada HTML standard authentication sehingga bisa memberikan keamanan ekstra.

Source : Why Laravel is the Best PHP Framework in 2021?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top