skip to Main Content
Tutorial Node.js #01 – Pengenalan Node.js Dan Cara Instalasi

Tutorial Node.js #01 – Pengenalan Node.js dan cara instalasi

Pengenalan Node.js dan Cara Install Node.js

Sebelum diciptakan Node.js, web browser menjadi tempat satu-satunya yang dapat mengeksekusi kode JavaScript. Dengan hadirnya Node.js sekarang kita bisa menjalankan eksekusi tersebut di luar web browser. Artikel ini akan membahas tentang Node.js.

agar kita bisa mengenal tentang Node.js.

Apa itu Node.js?

Node.js adalah platform buatan Ryan Dahl untuk menjalankan aplikasi web berbasis JavaScript yang dikenalkan pada tahun 2009. Dengan Node.js kita juga bisa menjalankan JavaScript dari server-side.

Menurut website resminya nodejs.org, Node.js adalah JavaScript runtime yang dibuat di dalam javascript engine V8 milik google Chrome’s. Runtime sendiri adalah sebuah tempat kita menjalankan kode kita dan juga menawarkan operasi input/output (I/O) non-blocking, serta dibangun dengan arsitektur asinkron dan event-driven untuk membantu developer membuat berbagai project dengan mudah dan efisien.

Node.js juga memiliki pustaka server sendiri sehingga kita tidak perlu menggunakan program server web seperti Nginx dan Apache.

Jadi Node.js bukanlah sebuah framework atau bahasa pemrograman tapi merupakan software open-source berbasis bahasa pemrograman JavaScript yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi jaringan dan aplikasi server-side yang real-time dan scalable (bisa dikembangkan sesuai kebutuhan).

Apa Saja Keunggulan Node.js?

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Node.js sering digunakan oleh programmer backend.

  1. Asynchronous & Event-driven.
    Semua pemanggilan API dari Node.js bersifat asynchronous, artinya proses tersebut tidak akan memblokir proses lain, jadi prosesnya tetap bisa berjalan sambil menunggu proses lain selesai.
  1. Bersifat Non-blocking.
    Node.js bekerja dengan konsep non-blocking. Dengan kata lain, program tidak akan berhenti pada satu proses jika proses selanjutnya tidak memerlukan output dari proses yang sebelumnya.
  1. Single Threaded but Highly Scalable
    Ini artinya sebuah program hanya dapat mengerjakan satu hal dalam satu proses tertentu. Hasilnya adalah kinerja program yang lebih ringan. Mekanisme ini membantu server untuk merespon secara asynchronous dan menjadikan server lebih scalable dibandingkan server tradisional yang menggunakan banyak thread untuk menangani permintaan.
  1. Cross Platform
    Jadi Node.js bisa di-install di berbagai sistem operasi, jadi kita tidak perlu mengkhawatirkan untuk membuat script yang berbeda untuk setiap sistem operasi.
  1. Mempunyai Package Manager
    Node Package Manager (NPM) merupakan pengelola package untuk JavaScript yang dapat memudahkan kita dalam mengelola package yang tersedia pada https://www.npmjs.com/. NPM ini merupakan standard package manager yang disediakan oleh Node.js dan otomatis terpasang ketika memasang Node.js pada komputer kita.

Beberapa Aplikasi Yang Dapat Dibuat Dengan Node.js

Mungkin ada pertanyaan Node.js itu cocok untuk aplikasi seperti apa, nah berikut ini adalah beberapa aplikasi yang cocok menggunakan Node.js:

  1. Dynamic Single Page Application (SPA).
    Aplikasi yang hanya satu halaman tetapi isinya dinamis, jadi kita tidak perlu pindah-pindah halaman cukup menggunakan satu halaman saja.
  1. Realtime App.
    Node.js cocok untuk membuat aplikasi yang melakukan pertukaran data secara realtime seperti Chat.
  1. API
    Restful API untuk membantu aplikasi lain dapat melakukan request data ke aplikasi kalian.

Persiapan Tool untuk Belajar Node.js

Sebelum memulai program pertama, tentunya kita perlu menyiapkan peralatannya. Berikut ini peralatan yang harus disiapkan untuk belajar Javascript:

  1. Code Editor
  2. Terminal / Command Prompt

Sebelum mempelajari Node.js lebih lanjut lebih baik kita pelajari dulu tentang dasar-dasar JavaScript yang telah dibahas pada artikel sebelumnya berjudul JavaScript dasar karena itu akan mempermudah kita untuk mempelajari Node.js kedepannya.

Install Node.js di Windows.

Menginstall Node.js, prosesnya kurang lebih sama seperti menginstal aplikasi biasa di komputer. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke halaman https://nodejs.org/,  lalu unduh installer versi LTS karena itu lebih stabil dan website Node.js bisa mendeteksi OS kita, jadi kita bisa langsung mengunduhnya.
  2. Setelah itu buka filenya dan ikuti gambar di bawah ini:

  3. Untuk memverifikasi versi Node.js, buka Command Prompt dan jalankan command berikut:
    node -v 
    npm -v

Membuat Program dengan NodeJs.

1. Membuat Program Sederhana Berbasis Teks dengan Nodejs

Sekarang, kita akan mencoba membuat program pertama kita. Buat file dengan nama “coba-node.js”, kemudian buka code editor kemudian isi dengan code berikut:

console.log("hallo from node js");

Setelah itu save dan kita jalankan menggunakan Node.js dengan cara buka terminal di directory file tersebut kemudian eksekusi perintah berikut:

node coba-node.js

Maka hasilnya:

2. Membuat Webserver dengan Node.js

Sekarang kita akan coba membuat Webserver dengan Node.js dengan cara membuat file baru dengan nama “coba-server.js” dan ketikkan kode di bawah:

//import modul bawaan dari node.js yaitu http yang digunakan untuk mentransfer data melalui http
var http = require("http");
 
//create a server object:
var server = http.createServer(function (req, res) {
  res.write("Hello ini dari Node js"); //menulis respon ke client
  res.end(); //akhiri respon
});
 
//menjalankan server pada port localhost:8000
server.listen(8000);
 
console.log("Server berjalan di http://localhost:8000");

Modul http merupakan paket bawaan dari platform Node.js yang mendukung penggunaan fitur-fitur protokol HTTP. Object server merupakan object yang di kembalikan dari fungsi createServer() Setelah itu save dan kita jalankan menggunakan Node.js dengan cara buka terminal di directory file tersebut kemudian eksekusi perintah berikut:

node coba-server.js

Maka hasilnya menjadi:

Sekarang buka browser dan arahkan ke alamat http://localhost:8000, maka hasilnya sebagai berikut:

Lalu jika kita ingin membuat responnya dalam html kita bisa edit bagian res.write() dan menambahkan res.writeHead() seperti contoh di bawah

//import modul bawaan dari node.js yaitu http yang digunakan untuk mentransfer data melalui http
var http = require("http");
 
//create a server object:
var server = http.createServer(function (req, res) {
  res.writeHead(200, { "Content-Type": "text/html" });
  res.write("Hello ini dari <b>Node.js</b>"); //menulis respon ke client
  res.end(); //akhiri respon
});
 
//menjalankan server pada port localhost:8000
server.listen(8000);
 
console.log("Server berjalan di http://localhost:8000");

Paket http Node.js memberikan keleluasan bagi developer untuk membangun server tingkat rendah. Bahkan mudah saja kalau harus men-setting nilai field header dari HTTP.

 

Seperti pada contoh di atas agar respon dari request diperlakukan sebagai HTML oleh browser maka nilai field Content-Type harus berupa text/html. Setting ini bisa dilakukan melalui metode writeHead(), res.setHeader(field, value)dan beberapa metode lainnya.

 

Untuk membaca header bisa dipakai fungsi seperti res.getHeader(field, value) dan untuk menghapus field header tertentu dengan memakai fungsi res.removeHeader(field). Perlu diingat bahwa setting header dilakukan sebelum fungsi res.write() atau res.end() dijalankan karena jika res.write() dijalankan tetapi kemudian ada perubahan field header maka perubahan ini akan diabaikan.

 

Satu hal lagi yaitu tentang kode status dari respon HTTP. Kode status ini bisa disetting selain 200 (request http sukses), misalnya bila diperlukan halaman error maka dapat disetting dengan kode status 404.

 

Setelah itu save, kemudian refresh browser -nya. 

 

Yang terjadi adalah tidak ada perubahan kenapa? Karena kita harus restart server-nya dahulu. Untuk melakukannya kalian dapat menghentikan server-nya dengan ctrl+c pada terminal, kemudian eksekusi lagi script node coba-server.js 

 

Maka hasilnya:

Demikian pembahasan kita kali ini tentang perkenalan Node.js, jangan khawatir kita akan kembali melanjutkan pembahasan tentang Node.js lainnya pada artikel selanjutnya. Jadi,  jangan lupa untuk subscribe artikel kami dengan memasukan email kalian pada kolom di samping, agar kalian tidak tertinggal artikel terbaru dari kami.

Dan untuk kalian yang berminat belajar lebih lanjut tentang pemrograman javascript dan bahasa pemrograman lainnya, silahkan kunjungi social media Xsis Academy untuk info lebih lanjut mengenai Bootcamp Xsis Academy atau instagram Xsis Academy.

Selain itu, temukan juga video tutorial ngoding dari Tim Trainer Xsis Academy pada channel ETG berikut ini Youtube Equine Technologies Group.

———–

Penulis : Aulia Brahmantio Diaz – Webmaster Xsis Mitra Utama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top